Kitab Izhatun Nasyi’in
5% off

Kitab Izhatun Nasyi’in

Rp113.050

Berat0,55 kg
Dimensi21 × 14 × 14 cm
Cetakan

Februari 2022

Halaman

370

Cover

Penulis

Stok Produk: Tersedia

Kupon Diskon, Voucher Belanja, Gratis Ongkir, Diskon Ongkir, dll. Akan muncul di halaman keranjang setelah Kamu memilih judul buku yang akan dibeli. Pilih Kupon yang tersedia dan dapatkan PROMO MENARIKNYA!

ISBN: 9786237327653 Genre Buku: Penerbit:

Beli Paket Bundle!

Dapatkan potongan harga dengan membeli buku-buku bertema self-improvement maupun bertema tasawuf lainnya dari reneturos.com
Beli 3 Lebih Hemat: Rp345.657

Dalam hidup ini, kita sering merasa tak berdaya ketika sedang dilanda masalah hidup yang seakan tiada habisnya. Kadang kita merasa permasalahan yang sedang kita hadapi adalah yang paling berat sedunia.

Tidak jarang juga merasa gagal menjadi yang terbaik, padahal sudah berusaha semaksimal yang kita bisa. Buku “Hidup Sering kali Tidak Baik-baik Saja, Tapi Kita Bisa Menghadapinya” ini ditulis untuk kita yang merasa di titik terendah, banyak masalah, dan sedang kehilangan arah.

Buku karya ulama sekaligus sastrawan dunia ini pernah diboikot oleh pemerintah kolonial Belanda untuk diajarkan oleh para kiai di pesantren, karena dianggap berbahaya dan dapat membangkitkan semangat perjuangan kaum muda.

Dengan membaca terjemahan kitab “Izhatun Nasyi’in” karya Syekh Musthafa al-Ghalayain ini, semoga kita bisa kembali melanjutkan hidup dengan lebih bermakna, lebih tangguh, berpikiran terbuka, dan selalu menemukan problem solving atas setiap masalah yang kita hadapi bersama.

 

Siapa penulis buku ini?

Musthafa al-Ghalayain (1885–1944 M) lahir dan wafat di Beirut, Lebanon. Selain dikenal sebagai sosok ulama yang mendunia, juga dikenal luas sebagai seorang sastrawan, pakar bahasa Arab, bahkan Wartawan senior. Beberapa karyanya sangat tebal dan referensial di bidangnya, seperti Jami’ ad-Durus al-Arabiyyah. Saat kuliah di al-Azhar, belajar langsung kepada Syekh Muhammad Abduh, seorang pembaharu Islam asal Mesir.

 

Buku lain yang pernah ditulis

  • Izhatun Nasyi’in
  • Al-Islam Ruhul Madinah aw ad-Din al-Islami
  • Jami’uddurus al-Arabiyyah
  • Nazharat as-Sufur
  • Nadzarat fi al-Lughah wa al-Adab
  • Nazhm asy-Syi’ir fi Aghrad Mukhtalifah

Nilai Personal Skill yang diajarkan buku ini

  • Berani menghadapi tantangan
  • Mencipta kebahagiaan versi Islam
  • Kritis dan berpikiran terbuka
  • Solidaritas dan kepekaan sosial
  • Gigih dan pantang menyerah
  • Jujur dan sederhana dalam hidup
  • Berpegang teguh pada ajaran agama
  • Menghormati semua perempuan
  • Peduli terhadap lingkungan
  • Kolaborasi dan saling percaya
  • Berusaha sebelum berpasrah
  • Kritis terhadap kekuasaan yang zalim
  • Cinta pada bangsa dan tanah air
  • Anti terhadap penindasan

 

Fakta Menarik

Buku ini pada era penjajahan pernah diboikot oleh kolonial Belanda untuk diajarkan oleh para kiai di pesantren-pesantren, karena dianggap dapat membangkitkan semangat perjuangan dan perlawanan kaum muda. Selain itu, buku ini juga yang menjadi salah satu inspirasi KH. Hasyim Asy’ari dalam mencetuskan perlawanan Resolusi Jihad.

Apa kata mereka tentang buku ini?

“Kitab ini pernah dilarang untuk dikaji di pesantren pada masa kolonialisme Belanda, karena isinya mampu mengobarkan patriotisme saat itu. Tidak heran jika dalam sejarah banyak tercatat pejuang tanah air dari pesantren, sebab mereka mengaji kitab Izhatun Nasyi’in ini. Selama bertahun-tahun kitab ini masih saya ajarkan (di pesantren) karena masih relevan untuk terus dibaca sampai sekarang.”

–KH. Ahmad Mustofa Bisri

Daftar Isi

Pengantar Penerbit Pengantar Penulis—1

Pembuka—3

Berani Bergerak Maju, Melampaui Pencapaian Generasi Masa Lalu—5

Kesabaran adalah Kunci Menghadapi Berbagai Permasalahan—8 Jangan Menjadi Musuh dalam Selimut—10

Jadikan Keikhlasan Sebagai Fondasi Segala Pekerjaan—13

Satu Hal yang Bisa Menggagalkan Cita-cita Kita Bernama Putus Asa—16

Kekuatan Harapan Menentukan Keberhasilan—20

Kelicikan Sumber Berbagai Keburukan —23

Sembrono, Sumber Segala Kegagalan—27

Hidup ini Hanya Milik Para Pemberani—30

Solidaritas di Atas Segalanya—34

Jangan Berlindung di Balik Topeng Kemuliaan Palsu—39

Saatnya Gerakan Revolusi Moral—44

Revolusi Kebudayaan Ada di Tangan Anak Muda—49

Kiat Meningkatkan Kualitas Pemerintahan —54

Mungkinkah Tertipu Oleh Perasaan Kita Sendiri?—58

Semangat Pembaruan Ada dalam Genggaman Kalian—63

Kebahagiaan Tidak Didapat dengan Berfoya-foya—68

Agama Tidak Boleh Jauh dari Dunia—73

Mungkinkah Kita Bisa Kembali Mencapai Puncak Peradaban Islam?—78

Jangan Jadi Penghianat Bangsa—82

Kita Semua Terlahir Sebagai Manusia Merdeka—88

Empat Macam Kemerdekaan yang Harus Kita Perjuangkan —93

Bila Ada Kemauan, Pasti Ada Jalan—98

Kisi-kisi Menjadi Pemimpin Sejati—104

Gila Kekuasaan Membunuhmu—108

Jujur dalam Tindakan dan Bahaya Mengumbar Janji Palsu—114

Kiat Menjadi Mulia dengan Hidup Sederhana—118

Melembutkan Hati dengan Memberi—122

Kebahagiaan Bukan Dicari, Tapi Diciptakan—128

Bahaya Mengabaikan Kewajiban —132

Menebar Kejujuran, Menuai Kepercaan—138

Iri Hati Bukan Sifat Pemenang—145

Tolong Menolong Sebagai Jalan Hidup—151

Pujian adalah Ujian—156

Memahami Fanatisme—164

Kalianlah Generasi Pewaris Bumi—170

Peristiwa Pertama Menentukan Masa Depan Kita—175

Tunggulah Saat Kehancurannya—179

Jangan Korbankan Kualitas Pekerjaan Hanya Karena Tergesa-gesa—184

Muliakan Semua Perempuan di seluruh Penjuru Bumi—189

Menyeimbangkan Usaha dan Tawakal—194

Mengandalkan Diri Kita Sendiri—199

Pendidikan, Bekal Menjalani Kehidupan—204

Nasihat Penutup—210

Mengapa Buku ini Ditulis? 

  • Pegangan untuk anak-anak muda agar tidak salah memilih jalan
  • Benteng pelindung generasi muda dari penyakit sosial dan pengaruh buruk zamannya
  • Motivasi untuk menjadi pribadi tangguh, kritis, solutif, dan bermanfaat bagi sesama

Apa saja isi buku ini?

  • Nilai-nilai personal skill yang sangat bermanfaat bagi generasi muda
  • Membawa efek hardiness secara psikologis, kepribadian yang membuat seseorang menjadi lebih tangguh, kuat, stabil, dan optimis dalam menghadapi permasalahan
  • Hal-hal yang bisa anak-anak muda lakukan saat menghadapi berbagai permasalahan pribadi dan bangsanya dalam kehidupan sehari-hari
  • Penyemangat bagi anak-anak muda muslim agar menjadi kritis, berpikiran terbuka, dan tidak selfish
  • Kiat menjalani masa muda bahagia berdasarkan inti sari ajaran agama

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Kitab Izhatun Nasyi’in”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top