Wasathiyah Islam
20% off

Wasathiyah Islam

Rp119.920

Berat0,547 kg
Dimensi23 × 15 × 3 cm
Cetakan

November 2022

Halaman

480

Cover

Penulis

Stok Produk: Tersedia

Kupon Diskon, Voucher Belanja, Gratis Ongkir, Diskon Ongkir, dll. Akan muncul di halaman keranjang setelah Kamu memilih judul buku yang akan dibeli. Pilih Kupon yang tersedia dan dapatkan PROMO MENARIKNYA!

Genre Buku: Penerbit:

Memahami Anatomi, Narasi, dan Kontestasi Gerakan Islam

Belakangan kita seperti dibanjiri dengan kampanye “Islam Moderat” atau  “Wasathiyah Islam”. Saking banyaknya, sampai-sampai tidak begitu jelas pokok gagasan dan  arah tujuannya. Apa sebetulnya Islam jalan tengah tersebut? Apa urgensinya untuk kita  pahami hari ini? Siapa aktor utama dan siapa lawannya? Mengapa harus moderat? 

Dalam bukunya ini, M. Kholid Syeirazi menyajikan alternatif wacana yang memperkaya  pemahaman kita tentang wasathiyah (moderasi) Islam. Secara mendetail, buku ini  membedah empat wujud moderasi: agama, ekonomi, politik, dan sosial. Argumen yang  dibangun pun amat kokoh dan teruji, ditopang dengan dalil lintas mazhab dan berbagai  dimensi tafsir yang luas. 

Selain itu, buku ini menarik karena dilengkapi ulasan tentang moderatisme Islam  dengan penjabaran secara panjang lebar mengenai rupa-rupa bentuk ekstremitas Islam  kontemporer, baik dalam ranah gerakan politik, maupun dalam ranah ritual peribadatan. Hal  ini sangat berguna untuk memberi pemetaan kepada kita dalam mengkampanyekan  moderatisme Islam secara mendalam. Selamat membaca! 

Siapa penulis buku ini? 

Muhammad Kholid Syeirazi, lahir di Pekalongan, 15 Mei 1979, adalah alumnus Pondok  Pesantren Futuhiyyah, Mranggen, Demak (1991-1994), Pondok Pesantren Bahrul Ulum,  Tambak Beras, Jombang (1994-1997), dan Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak  Yogyakarta (1997-2000). Menyelesaikan S1 pada Fakultas Filsafat UGM (1997-2003), S2 pada  Program Pascasarjana Ilmu Politik UI (2004-2007), dan menempuh S3 Kebijakan Publik pada  Fakultas Ilmu Administrasi UI (2018). Menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PP Ikatan Sarjana  Nahdlatul Ulama (2012-2017) dan Sekretaris Umum PP ISNU (2018-2023). Pernah bekerja  sebagai Tenaga Ahli Anggota DPR-RI (2007-2009), Tenaga Ahli BPK-RI Bidang Sumber Daya  Alam dan Lingkungan (2010-2011), Tenaga Ahli BPK RI Bidang Pengembangan Pemeriksaan  Minyak dan Gas (2011-2014), Komite Audit PT Re-asuransi Indonesia Utama (Persero) (2015-2019), dan Komisaris di PT Angkasa Pura Logistics (Subsidiary AP I) (2020-2022). Kini  menjabat sebagai Komisaris di PT PP Urban (Subsidiary PT PP Tbk) (2022-sekarang).  Meminati isu kebijakan energi (energy policy) dan studi keislaman. Buku yang pernah ditulis:  Tata Kelola Migas Merah Putih (Jakarta: LP3ES, 2018), Kebangkitan Indonesia 1945-2045  (Jakarta: LP3ES, 2013), dan Di Bawah Bendera Asing: Liberalisasi Industri Migas di Indonesia  (Jakarta: LP3ES, 2009).

Apa saja isi buku ini? 
  • Menjelajahi kembali sejarah terbentuknya paham dan kelompok Islam, mulai dari  yang liberal sampai yang radikal 
  • Menguraikan proses panjang bagaimana mazhab Syafi’i menggali sebuah hukum 
  • Memaparkan perbedaan dâr al-kufri (negara kafir) dan dâr al-islâm (negara muslim) 
  • Menjawab beberapa pertanyaan mendasar, seperti apakah non-muslim itu kafir,  masihkah kafir harbi, dzimmi, dan musta`man masih relevan, dan bolehkah seorang  muslim mengucapkan selamat natal
  • Menjelaskan makna khilafah yang sering dijadikan argumen utama dalam  menentang Islam moderat

Daftar Isi 

 

  • Peta Buku— viii 
  • Pengantar Ahli—xi 
  • Pengantar Penulis—xv 
  • Bab Pertama 
  • Anatomi Gerakan Islam—1 
  1. Bangkitnya Salafisme—6
  2. Isu Populer: Palestina, Komunisme, dan Kristenisasi—11 
  3. Kontribusi Arab Saudi—16 
  4. Anatomi Radikalisme—23 
  • Bahan Baku Radikalisme—24 
  • DII/NII: Keluar dari Konsensus—27
  • Komando Jihad—29 
  • Regenerasi Berlanjut—31 
  • Penetrasi Salafisme—32 
  • DI/NII Masuk Kampus—34 
  • Kolaborasi Rumit—35 
  • Hijrah ke Malaysia—37 
  • Generasi Harbi Pohantun dan Infishâl—38 
  • Jihad Pasca Afghanistan—43 
  • Ambon dan Poso: Medan Jihad Baru—44 
  • Dari JI ke JAT—46 
  • Dari JAT ke JAD—47 
  • Jaringan Pesantren Ngruki—49 
  • Jaringan Fund Raising JI—64
  1. Salafi-Hijazi vs Salafi-Ikhwani—70
  2. Identitas Salafi: Cadar, Cenggot, dan Celana Cingkrang—82 Perspektif Khilâfiyah—87

Bab Kedua 

  • Akar Wasathiyah Diniyah—99 
  1. Asal-usul Firqah—100
  2. Cikal Bakal Khawarij—105 
  • Khawarij dan Cirinya—109 
  • Kisah Dialog Ibnu Abbas dan Khawarij—112 
  1. Lahirnya Aswaja—122
  2. Mazhab Syafi’i dan Metodologinya—129 
  • Bayân Ilâhî—134 
  • Bayân Nabawî—154 
  • Ijma’ dan Qiyas—163 
  1. Aswaja Kemasan Baru: Islam Nusantara—167 6. Meluruskan Arti Bid’ah—188 
  2. Tasâmuh dalam Perbedaan—203 
  • Kasus Pertama—208
  • Kasus Kedua—211 
  • Bab Ketiga 
  • Wasathiyah Siyasiyah—217 
  1. Politik Isi—218
  2. Politik Bungkus—223 
  3. Dâr al-Islâm vs. Dâr al-Kufr—237 
  4. Politik Simbiotik—247 
  5. Perempuan dan Kepemimpinan Politik—254 Bab Keempat
  • Relasi Dengan Non-Muslim—271 
  1. Apakah Non-Muslim itu Kafir?—272
  • Definisi Kafir—272 
  • Musyrik Pagan dan Ahlul Kitâb—278 
  1. Delabelisasi Kafir—297
  • Status Non-Muslim dalam Fikih Siyâsah—299 
  • Delabelisasi Kafir—310 
  1. Polemik Ucapan Selamat Natal—315
  2. Tentang Kepemimpinan Non-Muslim—337 
  • Pribumisasi dalam Konteks NKRI—354 
  1. Perihal Keselamatan Agama di Luar Islam—360 Jalan Keselamatan—363
  • Bab Kelima 
  • Dekonstruksi Khilafahisme—385 
  1. Kontra Nalar Terorisme—387
  2. Ideologi Bughât—396 
  3. Dalil Khilâfah HTI—405 
  4. Bendera HTI, Bukan Bendera Tauhid—417 
  5. Ilusi Khilâfah HTI—422 
  6. Afiliasi dan Jaringan HTI—427 
  • Epilog singkat—431 
  • Daftar Pustaka—433
  • Index—451 
  • Tentang Penulis—457

Islam mengajarkan bagaimana kita menghargai perbedaan, berlaku moderat, dan menjauhi  sikap ekstrem agar dapat mencapai hidup yang damai tanpa konflik. Buku ini adalah panduan  komprehensif untuk mewujudkannya.  

—Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A. 

Imam Besar Masjid Istiqlal 

Wasathiyah adalah kata kunci dari al-Quran untuk umat Islam bisa merawat keragaman dalam  keberagamaan. Terlebih muslim Indonesia dengan tingkat keragaman yang salah satu  terkompleks di dunia. Karenanya, mendalami dan mempopulerkan wasathiyah adalah suatu  kemestian. Itulah titik penting hadirnya buku ini. Ditulis secara serius, tetapi dengan bahasa  yang populer.  

—Habib Husein Ja’far Al Hadar 

Penulis & Konten Kreator Keislaman 

Kholid Syeirazi mengkaji berbagai tema dalam buku tebal ini. Bahasa yang digunakan tidak  njlimet walaupun menggunakan referensi yang ber-jibun, baik berbahasa Arab maupun  Inggris. Tema seputar moderatisme Islam di tangan Sekjen ISNU ini terasa hadir dengan  sentuhan klasik, bukan sekadar menggunakan teori Barat yang kadang bias.  

—Gus Rijal Mumazziq Z., M.H.I. 

Rektor INAIFAS Kencong, Jember 

Fakta aksi terorisme di Indonesia tidak bisa disangkal, begitu juga gerakan radikalisme serta  ekstremisme yang masih saja menggunakan agama sebagai pembenaran. Pertanyaannya,  apakah benar agama menuntun penganutnya untuk bersikap demikian? Jawabannya ada di  buku ini yang menjelaskan mengapa sikap wasathiyah itu sangat penting dan bagaimana  implimentasi nya di kehidupan masa kini.  

—Ust. Nasir Abbas 

Mantan Kombatan Jamaah Islamiyah

Islam moderat itu seringkali disalahpahami. Kadang penjelasannya pun lebih bersifat politis.  Buku ini menjelaskannya dengan jernih dan berimbang. Mudah dipahami tanpa harus nyinyir  pada kelompok yang berbeda. Mencerdaskan! 

—Prof. Dr. Nadirsyah Hosen LL.M., M.A. 

Monash University Australia

Apa Keunggulan Buku Ini?
  • Dikontekstualisasikan oleh Prof. Dr. Azyumardi Azra
  • Rujukan utama dalam memahami Islam paham Ahlusunnah Wal Jama’ah – Seluruh teks Arab dilengkapi dengan harakat
  • Dilengkapi nama perawi hadis dan rujukan kitab dalam setiap hadis yang dikutip – Pembahasan wasathiyah Islam yang sangat relevan dengan masyarakat Indonesia

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Wasathiyah Islam”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top