Jangan Jadi Orang Tua Durhaka
20% off

Jangan Jadi Orang Tua Durhaka

Rp76.000

Berat 0,25 kg
Dimensi 21 × 14 × 2,5 cm
Penulis

Halaman

Cetakan

Cover

Paket Buku

, , ,

Kupon diskon, voucher belanja, gratis ongkir, diskon ongkir, dan lainnya akan muncul di halaman keranjang setelah kamu memilih judul buku yang akan dibeli. Pilih Kupon yang tersedia dan dapatkan PROMO MENARIKNYA!

Penerbit:

Jangan Jadi Orang Tua Durhaka

 

Buku ini hadir menjadi pengingat bagi para orang tua ataupun calon orang tua dalam mendidik dan membersamai tumbuh kembang anak. Terkadang kita lupa hal-hal mendasar yang ternyata menjadi kunci penting dalam mendidik anak. Buku ini bisa jadi pegangan kita untuk menjadi orang tua yang lebih baik lagi.

—Nurul Utami Safaruddin (@tamiinurul), Praktisi Parenting

 

Bisakah orang tua menjadi durhaka? Atau kata durhaka hanya bisa disematkan kepada anak saja? Lantas, apa dan bagaimana kriteria orang tua yang durhaka pada anak-anaknya?

Umar bin Khattab jauh-jauh hari telah menyampaikan bahwa orang tua juga bisa menjadi durhaka jika tidak “berbakti” kepada anaknya. Selama ini banyak orang tua yang hanya menuntut anaknya untuk berbakti kepadanya, namun mereka lupa bahwa anak-anak juga punya hak yang harus dipenuhi oleh orang tua.

Jangan Jadi Orang Tua Durhaka hadir untuk menjawab keresahan tersebut. Menjadi orang tua yang baik memerlukan bekal ilmu yang tidak sederhana. Menciptakan generasi terbaik bukan sesuatu yang dapat dilakukan secara instan. Ahmad Rifai Rif’an memberikan panduan Islami kepada calon dan orang tua agar bisa mengasuh dan mendidik anak dengan baik. 

Oleh karena itu, setiap orang tua harus mempelajari ilmu parenting sesuai dengan tuntunan ajaran Islam ini. Sehingga, antaranggota keluarga bisa tercipta kerukunan, kasih sayang, dan cinta. Selamat mengamalkan!

Testimoni

 

“Jika kamu belum jadi orang tua dan menemukan buku ini, kamu beruntung. Jika kamu sudah menjadi orang tua, kita sama-sama bersyukur. Sebab, kekhawatiran mungkin akan atau sedang hadir di dalam diri sebagai orang tua. Alhamdulillah, atas izin dari Allah terjawab di dalam buku ini. Semoga Allah senantiasa temani kita menjadi orang tua yang amanah dan bersama sekeluarga bisa sampai di surganya Allah. Amin.”

—Jee Luvina (@jeeluvina), Penulis Buku OTW Hijrah

 

“Buku ini mendorong kita agar lebih percaya diri menjadi orang tua. Tidak sekadar memotivasi, tetapi isinya juga inspiratif dan sangat cocok sebagai bekal muhasabah. Bacalah!” 

—Dwi Suwiknyo (@dwi_suwiknyo), Penulis Buku Agar Letih Berangsur Pulih

 

“Di antara kelebihan tulisan Mas Ahmad Rifa’i Rif’an adalah penyampaiannya yang mudah dipahami, membumi, dan sarat makna. Luar biasa! Ilmu parenting yang kelihatannya rumit, ia sampaikan dengan cara yang asyik, mengalir dan tak membosankan. Baca dan buktikan sendiri!”

 

—Ust. Irja Nasrullah, Lc. (@irjanasrullah), Penulis Buku Tuntunan Shalat Wajib & Sunah, Kandidat master Universitas Al-Azhar Kairo Mesir.

 

“Karya terbaik Mas Rifa’i yang untuk kesekian kalinya. Dia tidak pernah gagal menggugah sekaligus mengubah. Buku ini memberikan pandangan yang luas untuk membangun hubungan yang kuat dengan anak-anak kita.  Dalam perjalanan saya belajar tentang parenting, sumber belajar paling utama adalah dari buku. Buku Jangan Jadi Orangtua Durhaka sangat recommended. Semoga kebaikan dalam ini juga bisa dirasakan oleh yang membaca agar bisa terus belajar menjadi orang tua panutan yang baik bagi anak.” 

—DR. Rina Raflesia M.A, Founder Humaira Madrasahku

 

“Hampir semua buku Mas Rifa’i sudah saya baca. Ketika membaca buku Jangan Jadi Orang Tua Durhaka ini, sebagaimana buku-buku sebelumnya, materi-materi berat dibawakan dengan santai dan ringan. Semoga berkah.”

—Ary Mita C., Penulis Buku Muslimah Produktif

Inti Sari

Buku Jangan Jadi Orang Tua Durhaka terdiri dari 4 bagian. Setiap babnya berkaitan dengan panduan parenting bagi orang tua. Berikut garis besar isinya: 

  • Apakah Aku Siap Jadi Orang Tua 

Membahas tentang persiapan menjadi orang tua, misalnya kapan sebaiknya belajar menjadi orang tua, apakah kehadiran anak merepotkan, mengasuh anak dengan ikhlas, dan beberapa pembahasan lain terkait dengan kesiapan seseorang menjadi orang tua bagi anaknya. 

  • Jangan Jadi Orang Tua Durhaka 

Bagian ini mengupas apa saja yang sebaiknya dilakukan oleh setiap orang tua dalam mendidik anak-anaknya, termasuk keharusan untuk memantaskan diri dan membenahi segala hal yang dinilai kurang baik. Sehingga nantinya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 

  • Pola Asuh Islami 

Membahas tentang pola pengasuhan anak secara islami serta fitrah mereka sebagai individu yang memiliki kecenderungan meyakini keesaan Allah yang tertanam pada diri manusia. Bagian ini juga menekankan pentingnya pendidikan tauhid sebagai bekal seorang anak dalam tumbuh kembangnya. 

  • Pola Komunikasi dengan Anak 

Bagian ini membahas tentang hal-hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua ketika berinteraksi maupun berkomunikasi dengan anak, sehingga mereka menjadi anak yang shalih. Bagian ini juga membahas langkah-langkah apa saja yang seharusnya dilakukan orang tua untuk memahami perilaku dan karakteristik anaknya.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Jangan Jadi Orang Tua Durhaka”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top